Itkontama Travel

Tangerang, itkontamatrafvel.id – Secara umum dan setiap tahun, Idul Adha akan jatuh pada 70 hari setelah perayaan Lebaran atau Idulfitri. Jika sesuai perkiraan, salat Idul Adha di tahun ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 9 Juli 2022.

Sunah Rasulullah di Hari Raya Idul Adha

Selain membaca niat dan bacaan salat Idul Adha dan melaksanakan ibadahnya, ada sunah lain yang bisa dilakukan.

Ini baik sebelum atau sesudah salat Idul Adha. Mengutip Bersama Dakwah, berikut ini daftarnya:

1. Mandi Sebelum Salat Idul Adha

Rasulullah SAW biasa mandi terlebih dahulu sebelum berangkat melaksanakan salat Idul Adha. Ini seperti hadis berikut ini:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَغْتَسِلُ يَوْمَ الْفِطْرِ وَيَوْمَ الأَضْحَى

Artinya: “Rasulullah SAW biasa mandi pada hari raya Idufitri dan Idul Adha.” (HR Ibnu Majah)

2. Memakai Pakaian Terbaik

Setelah mandi, Rasulullah SAW juga mengenakan pakaian terbaik ketika salat Id.

Beliau juga memerintahkan sahabat mengenakan pakaian terbaik mereka. Seperti dijelaskan dalam hadis berikut:

أمرنا رسول الله صلى الله عليه وسلم في العيدين أن نلبس أجود ما نجد ، وأن نتطيب بأجود ما نجد

Artinya: “Pada dua hari raya, Rasulullah SAW memerintahkan kita untuk memakai yang terbaik dari apa yang kita miliki.” (HR Hakim).

3. Memakai Wangi-wangian

Tak hanya memakai pakaian terbaik, disunnhkan juga untuk memakai wangi-wangian dan memotong rambut. Ini pun baik memotong kuku, menghilangkan bau-bau yang tidak enak, untuk memperoleh keutamaan hari Idul adha.

Dalam kitab Al-Majmu’ Syarhul Muhaddzab, terdapat keterangan mengenai amalan sunah ini seperti:

والسنة أن يتنظف بحلق الشعر وتقليم الظفر وقطع الرائحة لانه يوم عيد فسن فيه ما ذكرناه كيوم الجمعة والسنة أن يتطيب

Artinya: “Disunahkan pada hari raya Id membersihkan anggota badan dengan memotong rambut, memotong kuku, menghilangkan bau badan yang tidak enak, Karena amalan tersebut sebagaimana dilaksanakan pada hari Jumat, dan disunahkan juga memakai wangi-wangian.”

4. Takbiran Saat Menuju Tempat Salat

Bagi Moms dan Dads yang ingin melaksanakan ibadah salat Id, dapat melakukan sunah takbir saat berangkat menuju tempat salat.

Bahkan dianjurkan sejak tanggal 9 Dzulhijjah setelah subuh.

اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada ilah kecuali Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala pujian hanya untuk-Nya)”.

5. Berjalan Kaki ke Lokasi Salat Id

Selain itu, disunahkan untuk berjalan kaki baik saat pergi maupun pulang salat Id. Tidak naik kendaraan kecuali ada hajat, misalnya lokasi yang sangat jauh. Seperti dijelaskan dalam hadis dari Ibnu Umar RA:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَخْرُجُ إِلَى الْعِيدِ مَاشِيًا وَيَرْجِعُ مَاشِيًا

Artinya: “Rasulullah SAW biasa berangkat salat Id dengan berjalan kaki, begitu pula ketika pulang.” (HR Ibnu Majah)

Itu dia beberapa hal mengenai salat Idul Adha beserta sunah lain yang bisa dilakukan sebelum dan setelah melaksanakan salat Id. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *