Itkontama Travel

Tangerang,itkontamatravel.id- Kabah adalah bangunan suci yang terdapat di Kota Mekah, tepatnya di tengah-tengah Masjidil Haram. Kabah dijadikan oleh umat muslim di seluruh dunia sebagai kiblat dalam beribadah salat. Tidak berhenti di situ, Kabah juga merupakan salah satu destinasi perjalanan spiritual impian bagi umat muslim, yakni ibadah haji. Lalu bagaimana sejarah Ka’bah itu sendiri? simak artikel berikut ini.
3 Versi sejarah Ka’bah yang ada
Dalam sejarahnya, terdapat beberapa cerita berbeda mengenai awal mula berdirinya Kabah. Untuk mengetahui sejarah Ka’bah secara lebih jauh, berikut adalah beberapa versi tentang sejarah berdirinya Kabah.
1.Ka’bah Dibangun Oleh Malaikat
Versi pertama dari sejarah berdirinya Kabah dituliskan oleh Ali Husni Al-Kharbuthi. Dalam versi ini disebutkan bahwa Kabah pertama kali dibangun oleh malaikat. Hal ini merujuk pada Quran Surah Al Baqarah. Kisah ini dimulai ketika Allah hendak menciptakan manusia di bumi sebagai khalifah di bumi. Akan tetapi, hal tersebut dipertanyakan oleh malaikat.
Malaikat khawatir bahwa manusia hanya akan merusak dan saling menumpahkan darah. Kemudian Allah berfirman dalam QS Al-Baqarah Ayat 30, “Sesungguhnya aku lebih mengetahui segala sesuatu yang tidak kalian ketahui.”. Mendengar jawaban Allah, kemudian malaikat memohon ampun kepada Allah sembari mengelilingi Arsy.
Atas rahmat Allah, kemudian diciptakanlah Bait Al-Makmur tepat di bawah Arsy. Kemudian malaikat diperintahkan untuk membangun miniatur Bait Al-Makmur di bumi dan memerintahkan malaikat untuk berthawaf.
2.Ka’bah Dibangun Oleh Nabi Adam
Sejarah Kabah berikutnya datang dari sejarahwan lain. Menurut versi ini, manusia pertama yang membangun Kabah adalah Nabi Adam. Melalui Malaikat Jibril, Nabi Adam diperintahkan untuk mendirikan sebuah bangunan dimana Kabah sekarang berdiri.
Setelah bangunan tersebut didirikan, kemudian Allah memerintahkan Nabi Adam dan juga Hawa untuk berthawaf. Kemudian ketika datang masanya Nabi Ibrahim, bangunan tersebut dibuat dengan pondasi yang lebih tinggi.
3.Ka’bah Dibangun Oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail
Diantara semua versi sejarah Kabah yang ada, versi yang paling banyak disepakati oleh para sejawan adalah versi yang menyebutkan bahwa Kabah dibangun oleh Nabi Ibrahim beserta dengan putranya, Nabi Ismail. Merujuk pada QS Surah Al-Baqarah Ayat 127.
Ayat tersebut menyiratkan bahwa bangunan Kabah telah ada sebelum Nabi Ibrahim. Akan tetapi beberapa sejarahwan mengungkapkan bahwa sebelum dibangun oleh Nabi Ibrahim, tempat tersebut sebelumnya adlaah sebuah tanah tinggi berwarna merah, yang mana digunakan oleh kaum Amaliq untuk beribadah sebelum mereka musnah.
Seusai Nabi Ibrahim dan juga Nabi Ismail membangun Kabah, keduanya berdoa dan memohon kepada Allah SWT agar amalnya diterima dan juga anak serta cucunya menjadi umat yang taat. Nabi Ibrahim dan juga Ismail juga memohon kepada Allah mengenai tata cara melaksanakan ibadah haji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *