Itkontama Travel

Tangerang, itkontamatravel.id – karya Asrar Mabrur Faza, berikut beberapa keistimewaan hari Kamis dalam Islam:

1. Dibukanya pintu surga

Pada hari Kamis, orang-orang yang beriman akan dibukakan pintu surga dan diampuni dosanya. Terkecuali orang-orang yang menyekutukan Allah dan sedang bermusuhan. Tertuang dalam sebuah hadits yang artinya:

Pintu-pintu surga akan dibuka pada hari Senin dan Kamis. Maka semua hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun akan diampuni dosa-dosanya, terkecuali seseorang yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan. Kemudian dikatakan, ‘Tundalah pengampunan dosa kepada kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan dosa kepada kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan dosa kepada kedua orang ini sampai keduanya berdamai.” (HR. Muslim).

2. Berkah bagi para penuntut ilmu

Keistimewaan hari Kamis selanjutnya yakni diberkahi bagi siapa saja yang menuntut ilmu. Disebutkan dalam sebuah hadits yang artinya, “Bersegeralah dalam menuntut ilmu. Sesungguhnya aku memohon kepada Tuhanku, agar diberkati pada pagi hari dan menjadikan hari ini adalah hari Kamis.” (HR. As-Suyuthi)

3. Hari pengangkatan amal manusia

Kamis merupakan hari di mana amal manusia akan diangkat dan diperiksa. Dijelaskan dalam sebuah hadits yang artinya:

Rasulullah SAW bersabda “Amal manusia diangkat pada hari Senin dan Kamis, maka aku menyukai amal perbuatanku diangkat sedangkan aku dalam keadaan berpuasa.” (HR. At-Tirmidzi).

4. Rasulullah sering melakukan perjalanan pada hari Kamis

Rasulullah kerap kali melakukan perjalanan pada hari Kamis. Baik itu untuk berdagang, menyebarkan agama Islam maupun berperang. Disebutkan dalam dua hadits dibawah ini:

Ka’ab bin Malik r.a berkata “Sangat jarang Rasulullah SAW keluar (untuk melakukan perjalanan) kecuali pada hari Kamis.” (HR. Bukhari)

Dalam hadits lainnya yang juga disebutkan. Dari Ka’ab bin Malik r.a berkata “Bahwa Nabi SAW keluar pada hari Kamis di peperangan Tabuk, beliau memang suka keluar (untuk melakukan perjalanan) pada hari Kamis.” (HR. Bukhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *