Itkontama Travel

Tangerang, itkontamatravel.id- Katanya Islam adalah rahmatan lil alamin artinya sebagai rahmat bagi seluruh alam. Tapi mengapa sering muncul tuduhan bahwa umat Islam telah melakukan terorisme yang mengatasnamakan Islam itu?
Jawaban atas pertanyaan ini bisa dilihat dari 2 sudut pandang. Pertama, sudut pandang Islam itu sendiri. Di mana dalam Islam seorang muslim harus melakukan tindakan tabayyun ketika mendapatkan informasi dari orang yang fasik. Itu artinya dalam rangka mencari kebenaran atas berita tersebut.
Nabi Saw sangat menganjurkan tabayyun ini sebagaimana pernah bersabda, “apabila datang kepadamu seorang yang fasik dengan membawa sebuah berita, maka tabayyunlah”. Jadi, kita tidak menolak berita tersebut, tapi tidak juga menerimanya sebelum kita melakukan cross check terhadap berita-berita yang ada mengingat tindakan teror itu tidak hanya dilakukan oleh oknum Islam tetapi juga oknum-oknum non-Islam.
Banyak contoh kasus dalam hal ini seperti agresi yang dilakukan oleh Amerika terhadap saudara kita di Irak ataupun genoside yang dilakukan atas saudara kita baik oleh Myanmar maupun tentara Israel. Namun, predikat teroris tidak pernah kita dengar untuk mereka.
Jihad dalam Islam dimakanai sebagai sebuah aktivitas kebaikan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh. Bukan hanya sekedar dimaknai perang.
Perang dalam Islam dilakukan sebagai sebuah bentuk pertahanan. Tidak ada sama sekali dalam rangka agresi atau penyerangan. Islam artinya adalah selamat, maka termasuk menebar keselamatan bagi seluruh alam adalah visi utamanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *