Itkontama Travel

Tangerang, itkontamatravel.id- Di dalam ayat-ayat Alquran tersimpan berbagai makna yang dapat dipelajari seluruh umat Muslim. Allah SWT memberikan petunjuk dalam berakhlak yang baik dan melarang perbuatan tercela.Perbuatan tercela sangat dilarang oleh Allah SWT. Akhlak ini menyebabkan kemudharatan dan berdampak negatif bagi orang yang mengerjakannya dan merugikan orang lain.
Salah satu larangan melakukan perbuatan tercela, tertuang dalam surat Al-Hujurat ayat 11 yang menyebutkan larangan mencela atau mengolok orang lain. Allah SWT berfirman:
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olokkan) perempuan lain (karena) boleh jadi perempuan (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela satu sama lain dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barangsiapa tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.
Surat Al Hujurat termasuk dalam golongan surat Madaniyah, yakni turun setelah Rasulullah SAW hijrah ke Madinah. Surat ini terdiri atas 18 ayat.
Kandungan Surat Hujarat Ayat 11:
1.Larangan Mencela dan Mengolok antar Saudara Sesama Muslim
Kandungan surat Al Hujurat ayat 11 yang pertama, yaitu larangan mencela dan mengolok-olok saudara sesama muslim. Dikutip dari buku Alquran Kitab Toleransi oleh Zuhairi Misrawi, Allah SWT mengingatkan umat Islam agar tidak menebarkan kebencian dan hinaan terhadap kelompok dan individu muslim yang lain.
Tidak sepantasnya hal tersebut dilakukan orang yang mengaku dirinya beriman. Sebab, orang yang dibenci bisa jadi ia lebih baik daripada yang menebar kebencian.
2.Larangan Memanggil Orang Lain dengan Panggilan Buruk
Kandungan Surat Al Hujurat yang kedua, dikutip dari buku Pendidikan karakter dalam Perspektif Surat Al Hujurat oleh Nova Aulina, ayat ini terdapat larangan memanggil orang lain dengan panggilan yang buruk dan tidak enak didengar oleh yang bersangkutan. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad yang juga tercantum dalam Shohih Bukhori, Sunan Abu Daud, Sunan Tirmidzi dijelaskan:
“Ayat ini diturunkan berkenaan dengan kami, Bani Salamah. Pada saat Rasullullah SAW sampai di Madinah, setiap kali laki-laki dari kami pasti memiliki dua atau nama panggilan. Suatu ketika, Rasulullah SAW memanggil salah seorang dari mereka dengan nama tertentu orang-orang lalu berkata, “Wahai Rasulullah sesungguhnya ia marah dengan pangggilan tersebut,” tidak lama kemudian, turunlah ayat ini” (HR. Ahmad).
3.Anjuran untuk Bertobat
Masih dari buku yang sama dijelaskan pada akhir surat Al Hujurat ayat 11 memberikan anjuran kuat kepada orang yang melakukan kesalahan untuk sesegera mungkin bertaubat. Caranya dengan tidak mengulangi kesalahan yang telah dilakukan. Karena orang yang tidak mau bertaubat termasuk dalam golongan orang yang zalim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *