Itkontama Travel

Tangerang, itkontamatravel.id- Selain karena sebetulnya ramalan-ramalan dari tukang ramal maupun ramalan bintang, zodiak, dan sebagainya itu tidak berdasar, hal-hal seperti ini memang harus dihindari dalam Islam!
Sesungguhnya yang mengetahui hal ghaib secara khusus hanyalah Allah SWT.
“Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri….” (QS. Al An’am: 59).
Ini nih, beberapa hukum mengenai tukang ramal, ramalan zodiak, dan semacamnya!
A. Mendatangi dengan membenarkan tukang ramal dalam segala hal dengan keyakinan bahwa tukang ramal itu mengetahuinya dengan sendirinya, bukan setan yang mengabarkan, seperti ini dihukumi kafir (keluar dari Islam).
B. Mendatangi tukang ramal dengan keyakinan bahwa tukang ramal tersebut mendapatkan ramalan dari setan sehingga mengetahui ada barang yang hilang, terjatuh, maka:
1.Tidak diterima shalatnya selama empat puluh hari
(shalatnya hanya dihitung sebagai penggugur kewajiban, namun tidak dinilai pahala)
“Barangsiapa yang mendatangi tukang ramal, maka shalatnya selama 40 hari tidak diterima.”
(HR. Muslim no. 2230, dari Shofiyah, dari beberapa istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam).
2.Kufur terhadap apa yang telah diturunkan pada Muhammad, yang dimaksud adalah kufur ashgor
“Barangsiapa yang mendatangi dukun atau tukang ramal, lalu ia membenarkannya,
maka ia berarti telah kufur padaAl Qur’an yang telah diturunkan pada Muhammad.”
​(HR. Ahmad no. 9532. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini hasan)
C. Mendatangi tukang ramal, namun tidak membenarkan, termasuk pula cuma sekedar membaca ramalan bintang, namun tidak membenarkan. Seperti ini dihukumi haram untuk tujuan saddudz dzaro-i’, yaitu agar tidak terjerumus pada keharaman yang lebih parah.
“Di antara kami ada yang mendatangi para tukang ramal”. Rasul -shallallahu ‘alaihi wa sallam- berkata, “Jangan datang tukang ramal tersebut.” (HR. Muslim no. 537).
D. Mendatangi tukang ramal untuk bertanya dengan maksud mengujinya dan ingin mengetahui ramalan yang ia lakukan, orang yang mendatangi ini bisa mengungkap kedustaannya. Seperti ini boleh karena ada maslahat yang besar dan tidak membahayakan akidah.
Disamping fakta hukumnya dilarang dalam Islam, hal-hal seperti ini toh tidak ada landasan yang dapat dipercaya, kan? Jadi, yuk kita hindari mendatangi tukang ramal ataupun membaca ramalan zodiak! Semoga kita senantiasa dilindungi Allah swt. Aamiin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *