Itkontama Travel

Tangerang, itkontamatravel.id – Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu puasa sunah yang dikerjakan setiap pertengahan bulan. Melansir NU Online, Selasa (17/6/2022), Ayyamul Bidh secara bahasa bermakna hari-hari cerah. Namun, maksud sebenarnya adalah hari yang malam sebelumnya cerah tersinari oleh bulan.

Puasa Ayyamul Bidh dilakukan selama 3 hari yaitu pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan dengan hitungan kalender Hijriah. Misalnya, setiap tanggal 13, 14, dan 15 di bulan Syawal, Dzulqa’dah, dan lainnya.

Adapun hikmah puasa Ayyamul Bidh adalah bahwa ketika malam-malam tersebut sangat terang maka sangat pantas seluruh siangnya digunakan untuk beribadah. Karenanya disunahkan puasa Ayyamul Bidh.

Ada pula ulama yang mengatakan, hikmahnya adalah bahwa pada umumnya gerhana terjadi pada hari-hari tersebut, sementara Allah telah memerintahkan manusia untuk beribadah secara khusus saat terjadi gerhana, karena itulah kemudian disunahkan puasa Ayyamul Bidh.

Puasa Ayyamul Bidh dihukumi sebagai sunah muakkad atau sunah yang sangat dianjurkan. Hal tersebut sebagaimana hadits Rasulullah SAW.:

“Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra, ia berkata: ‘Rasulullah saw sering tidak makan (berpuasa) pada hari-hari yang malamnya cerah baik di rumah maupun dalam bepergian’.” (HR an-Nasa’i dengan sanad hasan).

Khusus Dzulhijjah yang mana tanggal 13 termasuk Hari Tasyrik yang haram digunakan berpuasa, maka menurut pendapat yang lebih kuat dalam mazhab Syafi’i dapat diganti dengan tanggal 16. Karenanya, khusus saat Dzulhijjah, puasa Ayyamul Bidl dilakukan pada tanggal 14, 15 dan 16.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *