Itkontama Travel

Tangerang, itkontamatravel.id – Salah satu kebiasaan baik Nabi Muhammad SAW adalah menjalankan puasa sunah. Dalam Islam, terdapat amalan atau ibadah sunah yang dapat dilakukan bagi umat muslim, yang bila dikerjakan akan mendapat pahala, namun bila tidak dikerjakan tidak mendapat dosa. 

Dalam puasa, seorang muslim belajar untuk mengendalikan hawa nafsu yang ada di dalam dirinya. Waktu berpuasa mulai dari terbitnya fajar, hingga terbenamnya matahari ketika waktu magrib.

Dikutip dari kitab Keagungan Pribadi Rasulullah yang ditulis Al Imam Abu At Tirmizi, berikut amalan puasa sunah yang diamalkan Rasulullah SAW semasa hidupnya.

1. Rasulullah senantiasa menjalankan puasa sunah Senin dan Kamis

Puasa Senin dan Kamis ini dikerjakan bila kamu memang mampu untuk berpuasa selama dua hari dalam satu minggu. Namun, bila kamu merasa tidak mampu, kamu bisa melakukan salah satunya, Senin atau Kamis.

Semasa hidupnya, Nabi Muhammad SAW sangat menanti untuk dapat berpuasa pada Senin dan Kamis setiap minggunya. Aisyah r.a menyatakan, Rasulullah SAW senantiasa mengharap dan menunggu untuk berpuasa pada Senin dan Kamis.  

Abu Hurairah r.a menyatakan, Rasulullah SAW pernah bersabda, “Seluruh amal perbuatan akan diperlihatkan kepada Allah SWT pada hari Isnain dan Kamis. Maka aku menginginkan amal perbuatanku diperlihatkan ketika aku sedang berpuasa.”

2. Kebiasaan Nabi Muhammad berpuasa pada bulan Sya’ban

Puasa ini dapat dilakukan selama 10 hari, bahkan Nabi Muhammad SAW pun pernah berpuasa satu bulan pada Sya’ban. Namun, disunahkan umat muslim untuk berpuasa sebanyak 10 hari pada bulan ini.

Aisyah r.a menyatakan, “Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW berpuasa dalam suatu bulan lebih banyak jumlah puasanya karena Allah pada bulan Sya’ban. Baginda berpuasa pada sebagian besar hari dalam bulan Sya’ban dengan berbagi sedikit hari ketika Baginda tidak berpuasa. Bahkan Baginda SAW pernah berpuasa penuh dalam bulan Sya’ban.”

3. Berpuasa pada tiga hari pertama setiap bulan

Nabi Muhmmad SAW semasa hidupnya senang berpuasa, karena berpuasa dapat menahan hawa nafsu yang ada di dalam diri seseorang. 

Tidak ada kekhususan hari apa saja Rasulullah berpuasa. Namun diriwayatkan dari hadis, Nabi senang berpuasa pada Senin dan Kamis, juga berpuasa pada tiga hari pada awal bulan. 

Yazid Ar-Rishk pernah mendengar Muadzah berkata, aku bertanya kepada Aisyah r.a , “apakah Nabi SAW berpuasa selama tiga hari pada setiap bulan?”.

Aisyah menjawab, “Ya. Aku bertanya lagi, “Pada bagian manakah daripada bulan tersebut Nabi SAW berpuasa?”, kata Aisyah, “Nabi tidak pernah mengira atau mempedulikan pada bagian manakah dalam bulan tersebut Nabi berpuasa.”

4. Melakukan puasa sunah pada hari Asyura

Puasa Asyura dilakukan pada 10 Muharram setiap tahun. Puasa Asyura dapat dikerjakan berurutan dengan puasa tasu’a (puasa 9 Muharam). Nabi Muhammad pun pernah menjalankan puasa sunah pada hari Asyura ini.

Keutamaan puasa Asyura adalah dihapusnya dosa-dosa kecil setahun sebelumnya. Aisyah r.a menyatakan, “Pada hari Asyura, kaum Quraisy berpuasa di zaman Jahiliah. Rasulullah SAW turut berpuasa (pada hari yang sama). Ketika Baginda tiba di Madinah, Baginda tetap berpuasa (hari Asyura), dan memerintahkan para sahabat untuk berpuasa pada hari tersebut. Tetapi setelah puasa Ramadan diwajibkan maka hanya puasa Ramadan yang diwajibkan. Puasa Asyura ditinggalkan. Siapa yang mau ia boleh berpuasa yang mau ia boleh meninggalkannya.”

5. Rasulullah senang mengamalkan puasa sunah dengan istiqamah

Semasa hidupnya, Rasulullah SAW senang menjalankan ibadah sunah yang dilakukan secara istiqamah atau berulang-ulang. 

Bagi Rasul, walau pun hanya sedikit amal perbuatan yang dilakukan oleh seorang manusia. Namun bila dikerjakan secara istiqamah maka akan mendapat pahala yang maksimal dari Allah SWT.

Abu Salih r.a menyatakan, “Bahwa beliau pernah bertanya kepada Aisyah dan Ummu Salamah, amal perbuatan apa yang paling disukai oleh Rasulullah SAW?”, mereka berdua menjawab, “Amal perbuatan yang dilakukan secara berterusan walau pun hanya sedikit.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *